GBOS Memperkenalkan Pusat Layanan Terpadu | Pemotongan Digital x Kecerdasan Kerajinan di iLF 2026 Indonesia

7 Agustus 2026
Kembali ke Daftar

GBOS berhasil memamerkan konsep “One-Stop Hub | Digital Cutting x Craft Intelligence” di ajang “iLF 2026 – Pameran Kulit dan Alas Kaki Internasional Indonesia”, yang diselenggarakan di Jakarta International Expo.

Sebagai salah satu ajang perdagangan terkemuka di Asia Tenggara untuk industri kulit dan alas kaki, iLF 2026 mempertemukan produsen kulit, produsen alas kaki, pemasok, dan pembeli internasional di seluruh rantai nilai—mulai dari pengolahan kulit mentah hingga produksi produk jadi. Pameran ini menyediakan platform yang ideal bagi para profesional industri untuk menjelajahi tren-tren terbaru, bertukar keahlian, dan menemukan solusi manufaktur yang inovatif.

iLF 2026 Indonesia

Selama pameran berlangsung, GBOS menyelenggarakan demonstrasi pemotongan sampel secara langsung serta konsultasi teknis secara pribadi bagi para produsen kulit. Melalui diskusi mengenai tantangan produksi yang sebenarnya bersama para pengunjung, tim teknis kami menghadirkan solusi manufaktur cerdas yang disesuaikan, yang dirancang untuk mendukung perjalanan transformasi digital setiap pelanggan.

01 Transformasi Industri: Peluang Baru, Tantangan Baru

Industri kulit di Asia Tenggara sedang memasuki tahap perkembangan baru. Meskipun restrukturisasi rantai pasok global, meningkatnya permintaan ekspor, dan meluasnya konsumsi domestik terus menciptakan peluang pertumbuhan yang signifikan, para produsen juga dihadapkan pada tantangan operasional yang semakin besar.

iLF 2026 Indonesia

Seiring meningkatnya volume produksi, keterbatasan metode manufaktur tradisional semakin terlihat jelas:

• Kulit alami mengandung cacat yang tidak dapat dihindari, seperti bekas luka, kerutan, dan variasi warna, yang mengakibatkan limbah bahan yang cukup besar selama proses pemotongan konvensional.
• Meningkatnya permintaan akan produksi dalam jumlah kecil dan sesuai pesanan menuntut fleksibilitas manufaktur yang jauh lebih besar.
• Meningkatnya biaya tenaga kerja dan kekurangan tenaga kerja terampil terus memberikan tekanan pada operasional pabrik.
• Pelanggan menuntut konsistensi produk yang lebih tinggi, waktu tunggu yang lebih singkat, dan pengiriman yang lebih andal.

Akibatnya, banyak produsen kulit menghadapi tantangan yang sama: volume pesanan terus meningkat, namun margin laba tetap berada di bawah tekanan. Meningkatkan pemanfaatan bahan kulit, memastikan kualitas produk yang konsisten, dan meningkatkan efisiensi produksi telah menjadi prioritas utama untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

02 Demonstrasi Langsung: Mengubah Masalah Utama di Pabrik Menjadi Solusi Praktis

Di stan GBOS, para pengunjung dapat menyaksikan alur kerja pengolahan kulit cerdas secara menyeluruh melalui demonstrasi peralatan secara langsung.

Proses tersebut secara mulus mengintegrasikan “AI VisionScan untuk pengenalan kulit”, “Sistem Penataan Cerdas”, dan “mesin pemotong pisau osilasi presisi tinggi”, sehingga menghadirkan solusi pemotongan yang sepenuhnya digital untuk produksi kulit.

iLF 2026 Indonesia

Para pengunjung menyaksikan secara langsung bagaimana Sistem AI VisionScan secara otomatis mengidentifikasi cacat alami dan variasi warna sebelum secara cerdas mengoptimalkan tata letak penataan bahan. Dipandu oleh filosofi “Memotong Setiap Inci Kulit yang Dapat Digunakan dengan Cerdas,” solusi ini membantu produsen memaksimalkan pemanfaatan kulit sekaligus menjaga kualitas pemotongan yang konsisten.

Stan tersebut menarik minat para produsen kulit yang terus berdatangan, banyak di antaranya datang dengan membawa berbagai tantangan praktis dalam proses produksi, termasuk limbah bahan yang berlebihan, ketidakakuratan pemotongan, dan pergantian pesanan yang tidak efisien.

iLF 2026 Indonesia

Alih-alih sekadar memperkenalkan fitur-fitur mesin, para insinyur GBOS justru berfokus pada nilai bisnis di balik teknologi tersebut. Melalui demonstrasi langsung dan perbandingan sampel fisik, mereka menunjukkan bagaimana pemotongan digital cerdas dapat mengurangi limbah kulit, meminimalkan ketergantungan pada tenaga kerja manual, meningkatkan konsistensi pemotongan, serta meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan. Setelah menyaksikan demonstrasi tersebut, banyak pengunjung menyatakan minat yang besar untuk menerapkan solusi serupa di pabrik mereka masing-masing.

Jaringan layanan lokal GBOS yang telah mapan di Indonesia—termasuk pemasangan peralatan, pengujian operasional, pelatihan operator, dan dukungan teknis jangka panjang—juga meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam mengadopsi solusi manufaktur cerdas. Berbagai diskusi mendalam tersebut menghasilkan rencana tindak lanjut yang konkret, sehingga menciptakan landasan yang kokoh bagi kerja sama di masa depan.

03 Melihat ke Depan: Manufaktur Cerdas Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Seiring dengan terus berkembangnya industri kulit global, mengandalkan keahlian tradisional saja tidak lagi cukup untuk tetap kompetitif.

Saat ini, para produsen semakin bersaing berdasarkan tiga faktor utama:

• Memaksimalkan pemanfaatan bahan baku
• Menjamin kualitas produk yang konsisten
• Menanggapi dengan cepat dan fleksibel terhadap perubahan kebutuhan pelanggan

Manufaktur Cerdas Lean 4.0 yang didukung AI tidak lagi hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar. Hal ini telah menjadi solusi praktis dan terjangkau bagi produsen dari segala skala yang ingin meningkatkan profitabilitas, memperkuat daya saing, dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan.

iLF 2026 Indonesia

Ke depan, GBOS akan terus memperluas jangkauan bisnisnya di seluruh Asia Tenggara, dengan menyediakan solusi manufaktur cerdas yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal guna membantu produsen kulit mempercepat transformasi digital, meningkatkan efisiensi operasional, dan membuka peluang baru di pasar global yang terus berkembang.

Berita yang direkomendasikan
  • GBOS berhasil memamerkan konsep “One-Stop Hub | Digital Cutting x Craft Intelligence” di ajang “iLF 2026 – Pameran Kulit dan Alas Kaki Internasional Indonesia”, yang diselenggarakan di Jakarta International Expo. Sebagai salah satu acara perdagangan terkemuka di Asia Tenggara untuk industri kulit dan alas kaki, iLF 2026 mempertemukan produsen kulit, produsen alas kaki, pemasok, dan pembeli internasional dari seluruh rantai nilai—mulai dari pengolahan kulit mentah hingga produksi produk jadi. Pameran ini menjadi wadah yang ideal bagi para profesional industri untuk menjelajahi tren terkini, bertukar keahlian, dan menemukan solusi manufaktur inovatif. Sepanjang pameran, GBOS menyelenggarakan demonstrasi pemotongan sampel secara langsung serta konsultasi teknis satu lawan satu bagi produsen kulit. Dengan mendiskusikan tantangan produksi nyata bersama para pengunjung, tim teknis kami menghadirkan solusi manufaktur cerdas yang disesuaikan, dirancang untuk mendukung perjalanan transformasi digital setiap pelanggan. 01 Transformasi Industri: Peluang Baru, Tantangan Baru Industri kulit Asia Tenggara sedang memasuki tahap perkembangan baru. Meskipun restrukturisasi rantai pasokan global, meningkatnya permintaan ekspor, dan perluasan konsumsi domestik terus menciptakan peluang pertumbuhan yang signifikan, para produsen juga menghadapi tantangan operasional yang semakin besar. Seiring meningkatnya volume produksi, keterbatasan metode manufaktur tradisional menjadi semakin jelas: • Kulit alami mengandung cacat yang tidak dapat dihindari seperti bekas luka, kerutan, dan variasi warna, yang mengakibatkan pemborosan bahan yang signifikan...
    Tanggal Terbit: 7 Agustus 2026
  • Pada 8–10 Juli 2026, GBOS memamerkan solusi manufaktur cerdas terbarunya di Pameran Internasional Alas Kaki, Kulit, dan Peralatan Industri Vietnam ke-26, yang diselenggarakan di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC) di Kota Ho Chi Minh. Sebagai pameran terbesar dan paling berpengaruh di Asia Tenggara untuk industri alas kaki dan kulit, acara ini mempertemukan produsen alas kaki, merek global, pemasok bahan baku, dan penyedia mesin dari seluruh dunia. Mencakup seluruh rantai nilai industri—mulai dari bahan baku dan komponen hingga teknologi manufaktur cerdas—pameran ini telah menjadi platform penting untuk mengeksplorasi masa depan produksi alas kaki. Vietnam kini menjadi eksportir alas kaki terbesar kedua di dunia. Didukung oleh keunggulan rantai pasokan regional RCEP, semakin banyak merek internasional yang memindahkan kapasitas manufakturnya ke Vietnam, sehingga mendorong meningkatnya permintaan akan solusi produksi digital, otomatis, dan cerdas. Dengan latar belakang ini, penataan pola berbasis AI, pemotongan digital, dan lini produksi cerdas terintegrasi telah menjadi fokus utama industri ini. 01 Menghadapi Tantangan Industri Alas Kaki yang Terus Berubah Saat ini, produsen alas kaki di seluruh Asia Tenggara sedang menghadapi lingkungan yang semakin kompetitif. Meningkatnya biaya tenaga kerja dan harga kulit yang semakin tinggi membuat pemanfaatan bahan menjadi lebih penting dari sebelumnya, sementara penataan dan pemotongan manual tradisional terus menghasilkan limbah yang tidak perlu. Di saat yang sama...
    Tanggal Terbit: 10 Juli 2026
Pesan demo virtual untuk menjelajahi solusi pemotongan dan proses digital kami.
Ajukan Permohonan Demo Online atau di Tempat
Dapatkan Solusi Manufaktur & Proses Anda
Hubungi Kami Sekarang
Kustomisasi
Produk yang disesuaikan
Temukan mesin yang paling cocok untuk Anda
Pilih salah satu opsi di bawah ini untuk menemukan apa yang Anda butuhkan dengan lebih cepat.
Pilih aplikasi Anda dari daftar.
LANGKAH BERIKUTNYA
Apakah Anda mengolah bahan dalam bentuk gulungan atau lembaran?
LANGKAH AWAL
LANGKAH BERIKUTNYA
Berapa panjang dan lebar maksimum bahan Anda?
Panjang
Lebar
LANGKAH AWAL
LANGKAH BERIKUTNYA
Berikut ini adalah model-model standar untuk Anda:
LANGKAH AWAL